Key Highlights

  • Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur mengalami dua kali erupsi pada hari ini.
  • Kolom abu vulkanik terpantau setinggi 800 meter di atas puncak, bergerak ke arah barat.
  • Status gunung tetap pada Level II (Waspada), dengan imbauan untuk masyarakat agar tetap siaga.

Gunung Lewotobi Laki-laki yang terletak di Pulau Flores, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya yang signifikan. Laporan terkini menyebutkan gunung tersebut telah mengalami erupsi sebanyak dua kali dalam satu hari, memuntahkan kolom abu pekat ke langit.

Erupsi pertama terjadi pada pukul 07.24 WITA dengan ketinggian kolom abu teramati mencapai 800 meter di atas puncak, atau sekitar 2.384 meter di atas permukaan laut. Kolom abu berwarna kelabu tebal itu cenderung bergerak ke arah barat, menimbulkan potensi dampak pada wilayah sekitarnya.

Berselang beberapa jam, erupsi kedua kembali tercatat pada pukul 12.01 WITA. Meskipun tinggi kolom abu pada erupsi kedua tidak disebutkan secara spesifik dalam laporan awal, aktivitas yang berulang ini menunjukkan fluktuasi tekanan di dalam dapur magma gunung.

Peringatan dan Imbauan Warga

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah mengeluarkan rekomendasi agar masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki, termasuk para pendaki dan wisatawan, tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 2 kilometer dari pusat erupsi. Selain itu, warga diimbau menjauhi sektor selatan-tenggara sejauh 3 kilometer.

Mengingat arah angin cenderung membawa material abu ke barat, potensi hujan abu tidak dapat dikesampingkan di area tersebut. Masyarakat disarankan untuk menggunakan masker atau penutup hidung dan mulut guna mengantisipasi gangguan pernapasan akibat paparan abu vulkanik.

Pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana alam seperti erupsi gunung berapi telah menjadi fokus banyak pihak. Serupa dengan upaya pencegahan dan edukasi yang dilakukan untuk menghadapi kebakaran lahan, seperti terobosan Damkar Gunungkidul dalam edukasi cegah pembakaran lahan sembarangan, mitigasi bencana vulkanik juga memerlukan partisipasi aktif masyarakat dan koordinasi yang baik dari pihak berwenang.

Status Gunung Tetap Waspada

Hingga saat ini, status Gunung Lewotobi Laki-laki masih berada pada Level II atau Waspada. Status ini menunjukkan adanya peningkatan aktivitas seismik dan potensi erupsi yang dapat terjadi sewaktu-waktu. PVMBG akan terus memantau perkembangan aktivitas gunung secara intensif dan akan memperbarui informasi jika ada perubahan status.

Masyarakat diimbau untuk tidak panik namun tetap waspada, serta selalu mengikuti arahan dan informasi resmi dari PVMBG atau BPBD setempat. Hindari menyebarkan berita yang tidak bersumber jelas agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.

Untuk mendapatkan informasi terkini dan akurat seputar aktivitas gunung berapi di Indonesia, terus ikuti liputan Netizen News.